FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN GOUT PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SITURAJA TAHUN 2014
pdf

Keywords

Gout, Obesitas, Riwayat Keluarga

Abstract

Gout atau Asam urat adalah penyakit yang disebabkan penumpukan asam urat dalam tubuh secara berlebihan, baik akibat produksi yang meningkat, pembuangannya melalui ginjal yang menurun, atau akibat peningkatan asupan makanan kaya purin Juandi (2007 dalam Rina, 2011). Data penderita Gout di Dinas Kesehatan Sumedang dari tahun 2011-2012 mengalami peningkatan sebanyak 0,12%. Hasil studi pendahuluan di Puskesmas Darmaraja dan PuskesmasSituraja didapatkan jumlah pasien gout di Puskesmas Situraja dari tahun 2011-2013 mengalami peningkatan sebanyak 0,1% dan Puskesmas Darmaraja sebanyak 0,1% (Pu skesmas Situraja & Darmaraja, 2011). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian gout pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Situraja tahun 2014. Jenis penelitian menggunakan analisa korelatif dengan pendekatan case control. Populasi berjumlah 168 orang dan sampel 74 diantaranya sampel kasus berjumlah 37 responden dan sampel kontrol berjumlah 37 responden dengan teknik purposive sampling. Tekhnik pengumpulan data diperoleh dengan melakukan pemeriksaan berat badan, tinggi badan, test asam urat dan kuesioner. Analisa yang digunakan adalah univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan antara riwayat keluarga dengan kejadian gout (p-value = 0.00), tidak ada hubungan antara obesitas dengan kejadian gout (p-value = 0.571), tidak ada hubungan jenis kelamin dengan kejadian gout (p-value = 0.632 ), ada hubungan pengetahuan dengan kejadian gout (p-value = 0.002). Diharapkan puskesmas membuat program penyuluhan kesehatan untuk menghindari hal – hal yang dapat meningkatkan angka kejadian hiperurisemia serta berbagai komplikasinya yang akan terjadi pada pasien gout.

pdf